” Band ALL TIME LOW “

ALL TIME LOW yang berdiri dengan formasi ALEX GASKARTH sebagai vocalist dan guitarist, JACK BARAKAT sebagai guitarist dan vocalist, ZACK MERRICK sebagai bassist dan vocalist dan RIAN DAWSON sebagai drummer terbentuk tahun 2003 di saat mereka berempat masih di bangku sekolah. band ini berdiri dengan jenis musik pop punk. lirik-lirik NEW FOUND GLORY pun di jadikan nama band mereka yaitu ALL TIME LOW.

    Boyband asal UK, The Wanted akan menyerbu Amerika Serikat. Max George, Siva Kaneswaran, Jay McGuiness, Tom Parker, dan Nathan Skyes akan tampil di Gramercy Theatre di kota New York pada 25 Oktober ini. Tiket untuk penampilan pertama mereka di Amrik sudah mulai dijual pada 7 Oktober yang lalu disini. Dalam kurun waktu 2 tahun, mereka sudah mengoleksi 2 lagu nomor 1 di Inggris dan mengincar posisi musik yang strategis di Amerika dengan perilisan single ‘All Time Low’ pada bulan Juli 2011 yang lalu. Single tersebut sudah nongkrong di 20 besar US Hot Dance Club Songs. Bagaimana menurut Anda, apakah The Wanted bisa menaklukkan pasar Amerika?

All Time Low telah datang jauh sejak terbentuk di Baltimore, MD sebagai remaja bermain Blink meliputi tinggi-sekolah. Sebelum mereka bahkan sudah lulus, mereka merilis dua pernyataan misi parau – 2004 EP Tiga Kata untuk Ingat dalam Berurusan Dengan Akhir dan 2005 full-length The Scene Partai – dan melanjutkan untuk sign dengan Hopeless Records indie pendukung pada tahun 2006 . Tapi itu 2007 rilis mereka Jadi Salah, Ini Benar bahwa retak terbuka lebar segalanya. Catatan ketiga All Time Low itu, Pribadi Tidak ada tahun 2009, bernasib lebih baik, memulai debutnya di Nomor Empat di chart Billboard dan penghasilan mereka review positif dari outlet sejauh luas sebagai Alternatif Tekan dan The Washington Post.

Meskipun keberhasilan mereka, All Time Low telah menjaga ego mereka di cek – bahkan kru jalan mereka termasuk sahabat yang pernah melakukan tur dengan band dari hari-hari awal mereka bermain klub-klub kecil Maryland seperti Recher Theater. “Tentu, kita bisa saja menyewa orang suara Axl Rose, tapi kemudian Anda hanya terjebak di jalan dengan orang asing ini,” kata Dawson. “Ketika Anda mengelilingi diri Anda dengan teman-teman, itu sangat jauh lebih menyenangkan dan membuat Anda berubah menjadi semacam kantong douche batu bintang.”

Namun, All Time Low menemukan waktu untuk banyak belakang panggung pesta pora – seperti sebuah pertunjukan baru-baru ini di New Jersey, tempat bus tur mereka meletus menjadi sebuah partai penuh pada. “Ada semua orang yang saya belum pernah melihat sebelumnya,” kenang Dawson sambil tertawa. “Stereo itu mendongkrak benar-benar keras, baunya seperti sesuatu terbakar … tapi itulah bagian dari mengapa berada di sebuah band sangat menyenangkan Ketika Anda dikelilingi oleh teman-teman Anda, itu seperti Anda sedang berlibur permanen..”

Members:
Alex William Gaskarth – Lead Vocals & Guitar
Jack Bassam Barakat – Guitar
Zachary Steven Merrick – Bass Guitar/Backing Vocals
Robert Rian Dawson – Drums

Discography:
2004 – The Three Words to Remember in Dealing With The End
2006 – Put Up or Shut Up
2006 – The Party Scene
2007 – So Wrong, It’s Right
2009 – MTV Unplugged
2009 – Live Session – iTunes Exclusive
2009 – Nothing Personal
2010 – Straight to DVD
2011 – Dirty Work

nih guys kalo pengen download lgu” nya 1 album yang berbeda”..!!

Monggo yaa di download : http://www.mp3crank.com/artist/all-time-low

http://www.youtube.com/watch?v=xkgNsE9Uhzc&ob=av2e 

sumber : http://www.alltimelowband.com/discography/default.aspx

Iklan
By lutfiabdulloh Posted in Band

Paramore

Paramore dibentuk pada tahun 2004 di Franklin, Tennessee, Amerika Serikat oleh vokalis Hayley Williams, lead-guitarist Josh Farro, drummer Zac Farro, rhythm-guitarist Taylor York, dan bassist Jason Clarke. Namun pada saat mereka akan masuk ke dunia major label, pihak label kurang setuju dengan keberadaan Taylor York dan Jason Clarke. Kemudian Hayley membawa bassist Jeremy Davis dan rhythm-guitarist Jason Bynum untuk menggantikan mereka, dan pihak label pun setuju. Paramore lalu menandatangani kontrak dengan Fueled by Ramen. Nama Paramore sendiri dikabarkan diambil dari nama ibu dari bassist pertama mereka.

2005: All We Know Is Falling

Album pertama mereka berjudul All We

Know Is Falling dan dirilis pada Juli 2005. Dari album ini mereka merilis 3 single, yaitu: Pressure, Emergency, dan All We Know. Meskipun begitu, album ini dibuat tanpa kehadiran bassist Jeremy Davis. Hal tersebut dikarenakan tepat sebelum proses rekaman, Jeremy memutuskan untuk keluar dari band. Oleh karena itu, album ini dirilis dengan hanya 4 personil yang dikreditkan. Sebenarnya kepergian Jeremy memberikan dampak yang besar pada Paramore saat itu, dan hal tersebut menginspirasi Hayley untuk menulis lagu All We Know, dimana di dalam lagu tersebut berisi baris “All We Know Is Falling“. Di album ini juga terdapat lagu Conspiracy, yang merupakan lagu pertama yang ditulis bersama oleh semua p

ersonil. Pada lagu “My Heart” terdapat satu-satunya scream dari Josh Farro sebagai backing vocal.

Selama tour AWKIF, Paramore merekrut John Hembree sebagai bassist untuk tour. Walapun begitu, tidak lama kemudian Jeremy kembali bergabung dengan Paramore sebagai bassist tentunya. Ketika Paramore merilis Emergency sebagai single kedua dari album ini, Jason Bynum sudah tidak lagi berada di Paramore dan digantikan oleh Hunter Lamb. Namun ditengah tour AWKIF, Hunter

Lamb juga memutuskan untuk keluar dari band.

2007: Riot! dan proyek lain

Dengan beranggotakan 4 orang, Paramore merilis album kedua mereka yaitu Riot! pada Juni 2007. Dari album ini mereka merilis 4 single: Misery Bu

siness, Hallelujah, Crushcrushcrush, dan That’s What You Get. Single pertama mereka, Missery Business, menerima kritik positif dan menjadi hits secara instant, membuat nama Paramore semakin melejit.

Selama tour Riot!, mereka merekrut teman lama mereka, Taylor York, sebagai touring rhythm-guitarist. Pada Februari 2008, Paramore membatalkan 6 konser mereka di Eropa untuk menyelesaikan permasalahan internal yang menyelimuti band. Dibawah semua tekanan itu mereka merilis single That’s What You Get pada Maret 2008. Namun, setelah sepertinya menyelesaikan permasalahan internal band, pada Mei 2008 Hayley menyatakan bahwa Paramore akan berada pada tour The Final Riot!. Di tour ini, mereka merekam konser-

konser mereka untuk membuat sebuah live-album bernama The Final Riot! yang dirilis pada November 2008.

Pada Oktober 2008 Paramore merilis sebuah single berjudul Decode yang diambil dari OST. film Twilight Saga. Mereka berkontribusi membrikan 2 lagu pada OST tersebut yaitu Decode dan I Caught Myself. Pada bulan November, video klip dari Decode memulai pemutaran perdana. Decode dibawah nama film Twilight membawa Paramore semakin terkenal, terutama di kalangan remaja putri penggemar film drama. “Decode” menjadi nominasi di MTV movie awards untuk kategori “Best Soundtrack”.

2009: Brand New Eyes

Pada tahun 2009, Paramore merilis album ketiga mereka yang berjudul “Brand New Eyes” pada tanggal 29 September yang bertepatan pada ulang tahun gitaris mereka, Josh Farro. Pada album ini, Taylor York telah menjadi anggota tetap Paramore, sehingga kali ini mereka merilis album dengan personil 5 orang. Paramore menyatakan bahwa album ini telah mempererat hubungan mereka sebagai band, setelah sebelumnya sempat terjadi keretakan. Untuk itulah mereka memberi nama album ini “Brand New Eyes” yang menggambarkan sudut pandang baru dari setiap personi

l. Dari album ini mereka merilis 5 single: Ignorance, Brick By Boring Brick, The Only Exception, Careful, dan Playing God.

2010: Kepergian Farro bersaudara

Pada 18 Desember 2010, melalui situs resmi Paramore, mereka menyatakan bahwa kakak-beradik Josh dan Zac Farro resmi keluar dari Paramore[4]. Hayley mengatakan bahwa belakangan ini mereka sudah merasa tidak bahagia di Paramore. Namun dengan jumlah personil 3 orang, Hayley Williams, Jeremy Davis, dan Taylor York menyatakan untuk tetap melanjutkan apa yang telah mereka jalani selama ini. Pada 22 Desember, Josh, melalui sebuah blog kontroversial, menceritakan versinya sendiri tentang alasan dia dan adiknya keluar dari Paramore.

Hayley menyatakan bahwa kepergian Farro bersaudara pasti akan mempengaruhi musik Paramore, tapi mereka akan tetap pada genre asli mereka yaitu Alternative Rock. Dalam tour 2011, mereka merekrut personil tour Justin York (gitar) dan Josh Freese (drum), serta tetap masih dibantu oleh Jon Howard (keyboard).

Sejarah

Personil

Angoota Tetap

  • Hayley Williams – Lead Vocal (2004-sekarang)
  • Jeremy Davis – Bass (2005-sekarang)
  • Taylor York – Lead Guitar (2010-sekarang), Rhythm Guitar (2007-sekarang)

Anggota Tour

  • Jon Howard – Rhythm Guitar, Keyboard, Backing Vocal (2010-sekarang)
  • Justin York – Lead Guitar (2009), Rhythm Guitar (2011-sekarang)
  • Josh Freese – Drums (2011–sekarang)

 Mantan Anggota

  • John Hembree – bass guitar (2005)
  • Jason Bynum – rhythm guitar, backing vocals (2004–2005)
  • Hunter Lamb – rhythm guitar (2005–2007)
  • Josh Farro – lead guitar, backing vocals (2004–2010)
  • Zac Farro – drums, percussion (2004-2010)
By lutfiabdulloh Posted in Band